Senin, 26 Oktober 2015

ADA KEJANGGALAN DALAM AKUNTANSI, SAHAM TOSHIBA ANJLOK 16 PERSEN

Harga saham perusahaan elektronik asal Jepang, Toshiba terjun bebas pada perdagangan awal pekan ini, Senin (11/5/2015) setelah perusahaan itu menarik kembali proyeksi kinerja bisnisnya, dan menyatakan ada masalah laporan keuangan terkait sejumlah proyek yang dikerjakan.

Saham Toshiba mengalami tekanan jual setelah investor gencar melepas saham perusahaan itu. Sejauh ini, saham Toshiba telah anjlok sebesar 16,55 persen dan diperdagangkan di 403,3 yen (3,40 dollar AS).

Pada akhir pekan lalu sesaat setelah pasar ditutup, Toshiba mengumumkan bahwa perseroan menarik proyeksi laba bersih untuk tahun buku 2014-2015 sebesar 120 milyar yen atau sekitar 1 milyar dollar AS (sekitar Rp. 13 triliun).

Perusahaan yang membuat berbagai macam produk elektronika, mulai baterai hingga reaktor nuklir itu juga menyatakan kemungkinan melakukan revisi pendapatan di waktu sebelumnya.

Untuk melakukan pemeriksaan atas laporan keuangannya, Toshiba akan menyewa tenaga ahli untuk memeriksa berbagai hal, setelah investigasi internal rampung. Sejauh ini Toshiba tidak terlalu yakin dengan biaya untuk proyek infrastruktur tertentu serta menemukan kejanggalan akuntansi. Namun demikian, perusahaan itu tidak menglaborasi lebih lanjut.

"Hal ini kemungkinan tidak akan mempengaruhi profitabilitas Toshiba, namun akan merusak kepercayaan investor," ujar Mitsushige Akino, executive officer Ichiyoshi Investment Management in Tokyo, sebagaimana dikutip dari AFP, Senin (11/5/2015).


Analisis saya,seharusnya perusahaan elektronik asal jepang itu harus menglaborasi lebih lanjut laporan keuangan di perusahaan tersebut agar laba bersih untuk tahun buku 2014-2015 tidak anjlok dan perusahaan tersebut tidak akan ditutup dan dapat menarik kepercayaan konsumen kembali.

http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2015/05/11/110228226/Ada.Kejanggalan.dalam.Akuntansi.Saham.Toshiba.Anjlok.16.Persen.

Sabtu, 24 Oktober 2015

LIMA ASPEK PENGELOLAAN KEUANGAN YANG HARUS ANDA PERHATIKAN

Suara.com - Kondisi keuangan yang stabil membuat berbagai kebutuhan dan keinginan dapat terpenuhi menjadi kedambaan yang dapat di dambakan setiap orang, termasuk juga Anda. Namun pada kenyataan, banyak orang tidak mampu menghadirkan kondisi tersebut dalam menghidupkannya karena ada keterbatasan baik dari sisi ruang, waktu, jumlah hingga akses untuk memperolehnya.

Guna memenuhi keadaan yang memuasakan dalam posisi semua kebutuhan dan keinginan terpenuhi, penghasilan bukan satu-satunya jawaban. Banyak orang dengan penghasilan tinggi yang ternyata juga tidak mampu mengakomodasi semua kebutuhan dan keinginannya. Karena itulah, hal yang paling dibutuhkan untuk menciptakan kondisi kehidupan yang ideal dengan pengelolaan secara baik, termasuk dalam perihal keuangan.

Dalam pengelolaan keuangan ada 5 aspek yang mesti Anda perhatikan.

1. Mendapatkan uang

Mana bisa belanja atau bayar tagihan kalu tidak punya uang. Jadi, bisa dibilang aspek ini menjadi dasar dari pengelolaan sebuah pengelolaan uang. Karena tanpa adanya uang yang dapat diatur, mustahil anda dapat melakukan pengelolaan secara tepat dan baik. Cara mendapatkan uang tentu harus dengan bekerja dan berusaha sesuai keahlian dan kesempatan yang anda miliki. Jangan lupa, dibalik uang yang anda dapatkan, terdapat puhak lain yang mesti mendapat uang sebagai hadiah atau hibah, misalnya saja ahli waris yang mendapatkan warisan.

2. Merencanakan pemakaian uang

Inilah poin yang bisa dibilang menjadi permulaan dari sebuah perencanaan keuangan yang baik. Namnya juga merencanakan, pastinya hal ini harus dilakukan diawal sebelum anda mengeluarkan uang. Buat alokasi uang yang rencananya mau dikeluarkan, ditabung, dan di investasikan. Dengan begitu anda menjadi tahu mana pos yang mesti diutamakan untuk dipenuhi lebih dulu. Usahakan jangan sampai melanggar rencana yang sudah dibuat, karena hal itu akan mengacaukan rencana keuangan yang sudah dibuat.

3.Menyimpan uang

Setelah memperoleh uang dari hasil kerja maupun hadiah tersebut, sebaiknya anda langsung menyisihkan sebagian nominalnya. Kegiatan ini dikenal dengan istilah menabung. Anda dapat menyimpan uang tersebut dirumah dititipkan kepada seseorang ataupun menaruhnya di bank agar lebih nyaman. Banyak orang menabung sisa pemakainnya, padahal seharusnya menabung dilakukan pada saat pendapatan baru diperoleh.

4. Mengembangkan uang

Selain menyisihkan sebagian pendapatan anda untuk disimpan guna keadaan darurat ataupun keperluan untuk keperluan yang direncanakan. Anda juga dapat mengelola keuangan dengan cara mengembangkan dana yang sudah ada. Pengembangan uang ini disebut sebagai investasi. Investasi dapat dilakukan sendiri melalui pengembangan usaha. Contohnya anda menambah modal usaha anda agar keuntungan yang didapat nantinya semakin besar. Selain itu, investasi bisa anda lakukan dengan membeli produk keuangan investasi, seperti saham, reksadana, ataupun oblogasi atau surat utang.

5. Menggunakan uang

Tentu tujuan utama anda mencari uang adalah untuk memakainya guna memenuhi kebutuhan dan keinginan. Dalam hal ini dibutuhkan kemampuan membedakan mana keinginan dan kebutuhan dari anda. Usahakan untuk memenuhi apa yang menjadi kebutuna terlebih dahulu seperti membayar tagihan bulanan, biaya transportasi, biaya makan dan minum sehari - hari, dan lainnya yang menyangkut harkat hidup anda sendiri. Jikalah dana yang tersedia lebih, baru anda bisa mempergunakannya sesuai keinginan. Namun anda harus mengingat beberapa hal, seperti membeli sesuatu dengan prioritas kebutuhan, tidak konsumtif, dan jangan bersifat hedonis.

Analisis saya, Dalam menggunakan uang memang haruslah hemat guna memenuhi kebutuhan sehari-hari, seperti yang dikatakan diatas, berinvestasilah dan secara tidak langsung anda akan memperoleh keuntungan dan tabungan.

http://www.suara.com/bisnis/2015/10/16/073000/lima-aspek-pengelolaan-keuangan-yang-harus-anda-perhatikan

SIAPKAN DANA PENSIUN ? COBA LAKUKAN DENGAN BERINVESTASI

Suara.com -Menikmati hari tua dengan bersantai dan berlibur bersama dengan pasangan tentu menjadi dambaan bagi setiap orang. Siapa yang mau bekerja seumur hidupnya? Namun hal tersebut juga memerlukan persiapan dan usaha yang besar. Salah satunya dengan menyiapkan dana pensiun.

Jika anda seorang PNS (Pegawai Negeri Sipil), Anda dapat bernapas lega karena Anda dijamin keberlangsungan hidup hingga dana pensiun dari pemerintah. Namun demikian, bagaimana jika Anda bekerja dalam sektor swasta? kebutuhan masyarakat akan dana pensiun sendiri telah menjadi keharusan.

Namun demikian, apakah program dana pensiun tersebut dirasa sudah optimal nantinya menyejahterakan hidup anda? Jika Anda belum merasa cukup, berarti Anda perlu mengusahakan sendiri dana pensiun tambahan agar sesuai dengan ekspetasi.

Adapun langkah-langkahnya sebagi berikut.

1. Mulai dari sekarang

"Mulai dari sekarang" adalah kalimat yang tepat untuk menggambarkan investasi, apapun itu. Hal ini karena kita tidak tahu masa depan akan seperti apa. Sehingga, Anda harus mulai dari sekarang juga untuk mempersiapkannya. Semakin awala Anda mempersiapkannya, semakin awal juga Anda menuai hasil dan semakin maksimal pula hasil investasi Anda. Jangan menunggu sudah mapan baru berinvestasi, tetapi berinvestasilah agar menjadi mapan.

2. Kemampuan Finansial

Untuk dana pensiun, awalnya Anda bisa saja berinvestasi mulai dari Rp. 50.000,00. Namun demikian, Anda juga perlu tahu besaran setoran untuk mencapai target usia pensiun Anda. Dengan mengetahuinya, Anda bisa tahu besaran setiap bulan dan kapan perlu mengambilnya. Jadi ketahui kemampuan finansial Anda.

Selain setoran rutin, Anda juga perlu tahu biaya-biaya apa saja yang terdapat di investasi yang Anda pilih. Coba bandingkan biaya yang Anda tanggung dengan hasil yang nantinya akan diperoleh. Karena ini akan berpengaruh pada return yang bisa didapat.

3. Perhatikan inflasi

Jika Anda mengabaikan inflasi dalam memilih sarana investasi jangka panjang, bisa jadi investasi Anda mengecil daya belinya. Sebagai contoh, Anda melakukan investasi deposito dengan hasil bunga sebesar 7% pada saat nilai inflasi sebesar 8,5%. Kalau begitu, bisa dijadikan Anda sedang mengalami kehilangan uang karena nilai investasi yang tidak sebanding dengan niali inflasi

Bagi mayoritas orang, investasi saham atau reksadana saham adalah salah satu cara untuk bersaing dengan inflasi. Anda perlu memerhatikan bahwa nilai saham bisa naik turun kapan saja. Namun, saham memberikan potensi keuntungan yang paling besar dan telah secara konsisten malampaui inflasi sejak tahun 1940-an.

4. Diversifikasi

Diversifikasi artinya menempatkan modal usaha Anda ke beberapa bentuk aset, misalnya Anda berinvestasi di logam emas, saham, properti dan surat utang, Diversifikasi sering kali dibahas ketika membahas instrumen investasi.

Diversifikasi diperlukan untuk mengatur resiko dan memastikan saat ada salah satu yang mengalami kerugian, akan ada aset-aset lain yang mengalami keuntungan. Oleh sebab itu, beban yang dirasakan berkurang. Anda pun mampu melanjutkan investasi pada waktu aset tersebut dapat memberikan hasil yang baik.

5. Pilihlah instrumen akuntansi yang tepat

Ada berbagai jenis investasi yang tersedia dipasar saham. Pilihlah investasi dengan resiko yang sesuai dengan selera dan kesanggupan Anda. Diantara saham, obligasi dan deposito, tersedia pilihan dengan kisaran risiko yang berbeda.

Jika diurutkan, investasi dengan risiko dan imbalan tertinggi dimulai dari saham, reksadana, obligasi, dan yang terakhir deposito. Untuk berinvestasi saham, kuatkan mental Anda dan pelajari lebih mendalam tentang seluk beluk berinvestasi saham secara komprehensif untuk mengetahui resikonya.

6. Sedikit demi sedikit

Mulailah berinvestasi dengan modal sedikit demi sedikit. Hal tersebut dimaksudkan untuk menumbuhkan rasa percaya diri Anda. Pilihlah investasi yang sudah terjamin dan memiliki peforma yang baik selama lima atau sepuluh tahun terakhir.

7. Wajar dalam memonitor

Terlalu sering memonitor perkembangan investasi, bisa jadi justru membuat Anda kawatir dan takut membuat keputusan. Pada dasarnya, tujuan utama berinvestasi adalah untuk membangun kekayaan dalam jangka waktu yang panjang, Apa yang terjadi dengan peforma investasi Anda sehari-harinya adalah hal yang kurang relevan.

Analisis saya adalah, dengan melakukan investasi sebelum Anda pensiun adalah hal yang sangat patut di ikuti oleh semua orang sebelum masa pensiun Anda datang, karena dengan melakukan investasi Anda dapat melangsungkan hidup Anda sampai hari tua nanti dengan terjamin, tetapi Anda juga haru tau dam mencari tau tentang seluk beluk berinvestasi terlebih dahulu agar tidak menimbulkan resiko.

http://www.suara.com/bisnis/2015/10/06/071800/siapkan-dana-pensiun-coba-lakukan-dengan-berinvestasi

Kamis, 15 Oktober 2015

TUGAS BAHASA INDONESIA 2

1. Jelaskan dengan contoh "Penggunaan Bahasa Indonesia secara baik dan benar" !
  • Bahasa yang Baik
Bahasa Indonesia yang baik adalah bahasa indonesia yang sesuai dengan norma kemasyarakatan yang berlaku. Misalnya, dalam situasi santai dan akrab, seperti diwarung kopi, dipasar, ditempat arisan, dan dilapangan sepak bola hendaklah digunakan bahasa Indonesia yang santai dan akrab yang tidak terikat oleh patokan. Dalam situasi resmi dan formal, seperti dalam kuliah, dalam seminar, dan dalam sidang DPR, dan dalam pidato kenegaraan hendaklah digunakan bahasa Indonesia yang resmi dan formal, yang selalu memperhatikan norma bahasa.
  • Bahasa yang Benar
Bahasa Indonesia yang benar adalah bahasa indonesia yang digunakan dengan aturan atau kaidah bahasa indonesia yang berlaku. Kaidah bahasa indonesia itu meliputi kaidah ejaan, kaidah pembentukan kata, kaidah penyusunan kalimat, kaidah penyusunan paragraf, dan kaidah penalaran. Jika kaidah ejaan digunakan dengan cermat, kaidah pembentukan kata ditaati dengan konsisten, kaidah bahasa indonesia dikatakan benar. Sebaliknya, jika kaidah-kaidah bahasa itu kurang ditaati, pemakaian bahasa tersebut dianggap tidak benar atau tidak baku.

Oleh karena itu, kaidah yang mengatur pemakaian bahasa itu meliputi kaidah pembentukan kata, pemilihan kata, penyusunan kalimat, pembentukan paragraf, diungkapkan lebih lanjut pada bagian lain, dengan dilengkapi contoh yang salah dan contoh yang benar.
  • Bahasa yang Baik dan Benar
Bahasa yang baik dan benar adalah bahasa indonesia yang digunakan sesuai dengan norma kemasyarakatan yang berlaku dan sesuai dengan kaidah-kaidah bahasa Indonesia.

Jika bahasa diibaratkan bagian, kita akan menggunakan pakaian renang pada saat akan berenang dikolam renang sambil membimbing anak-anak belajar berenang. Akan tetapi, kita akan mengenakan pakaian yang disetrika rapi, sepatu yang mengkilat, dan seorang laki-laki mungkin akan menambahkan dasi yang bagus pada saat ia menghadiri suatu pertemuan resmi, pada saat menghadiri pesta perkawinan rekan sejawat, atau pada saat menghadiri sidang DPR.

Akan sangat ganjil bukan, jika pakaian yang disetrika, sepatu mengkilap, dasi, dan sebagainya itu digunakan pada saat berenang. Demikian juga kita akan dinilai sebagai orang yang kurang adab jika menghadiri acara dengar pendapat di DPR dengan pakaian renang karena disana ada ketentuan yang sudah disepakati bahwa siapapun yang akan menghadiri acara resmi di DPR harus berpakaian rapi. Barang kali kita masih ingat kasus seorang pengusaha sukses, yang oleh petugas protokol ditolak menghadiri acara dengar pendapat di DPR karena pengusaha yang "nyentrik" itu tidak menggunakan pakaian rapi.


Contoh nyata dalam pertanyaan sehari-hari dengan menggunakan bahasa yang baku:
·        Apakah kamu sedang mengerjakan tugas rumah saat ini?
·        Apa yang kamu kerjakan tadi di sekolah?
·        Contoh ketika dalam dialog antara seorang Orangtua dengan anaknya.
·        Orangtua : Gerald! Apa yang sedang kamu lakukan?
·        Gerald     : Saya sedang bermain game. Ada apa, bu?
·        Orangtua : Apakah kamu tidak belajar untuk ujian besok?
·        Gerald     : Ya, akan saya lakukan setelah saya selesai bermain game, bu.
Kata-kata diatas adalah kata yang sesuai untuk digunakan dalam lingkungan sosial
Contoh lain yang saya kutip adalah pada Pembukaan Undang-Undang Dasar antara lain :
Undang-undang dasar 1945 pembukaan bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu penjajahan diatas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perkeadilan.
Dari beberapa kalimat didalam undang-undang dasar tersebut menunjukkan  bahwa bahasa yang digunakan adalah bahasa yang sangat baku, dan itu merupakan pemakaian bahasa secara baik dan benar.
Contoh lain, seperti kegiatan sosialisasi yang dilakukan antara masyarakat. Contohnya, pemakaian ragam baku akan menimbulkan keheranan, keraguan atau kecurigaan. Ini akan terlihat sangat aneh bila dalam komunikasi kita dalam bersosialisasi dengan orang lain, kita menggunakan bahasa baku seperti ini.
(1)   Berapakah Bapak mau menjual harga game ini?
(2)   Apakah sayur ini masih segar, berapa harganya bu, untuk sayuran ini?
Contoh di atas merupakan contoh bahasa Indonesia yang baku dan benar, tetapi tidak baik dan tidak efektif karena tidak cocok dengan situasi pemakaian kalimat-kalimat itu. Untuk situasi seperti di atas, kalimat (3) dan (4) berikut akan lebih tepat.
(3)   Jual berapa pak? Game ini?
(4)   Masih segar, bu? Berapa harganya?
Contoh perbedaan antara bahasa indonesia yang benar dengan bahasa gaul
Bahasa Indonesia
Bahasa Gaul (informal)


Aku, Saya
Gue
Kamu
Elo
Di masa depan
kapan-kapan
Apakah benar?
Emangnya bener?
Tidak
Gak
Tidak Peduli
Emang gue pikirin!

Dari contoh diatas yang didapat adalah perbedaan penggunaan bahasa antara bahasa yang baku dan non baku, dan dapat terlihat dari pengucapan dan dari tata cara penulisan bahasa tersebut. Bahasa indonesia yang baik dan benar merupakan bahasa yang mudah dipahami dan dimengerti,  bentuk bahasa baku yang sah dibuat agar secara luas masyarakat indonesia dapat berkomunikasi menggunakan bahasa nasional.
Contoh nyata, pada kutipan teks “SumpahPemuda” adalah sebagai berikut :
“Kami, putra dan putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia”,
demikianlah bunyi dari alenia ketiga sumpah pemuda yang telah dirumuskan oleh para pemuda yang kemudian menjadi salah satu factor penting pendiri bangsa dan negara Indonesia. Bunyi alenia ketiga dalam ikrar sumpah pemuda itu jelas bahwa yang menjadi bahasa persatuan bangsa Indonesia adalah bahasa Indonesia, khusus nya kita sebagai bagian dari bangsa Indonesia sudah sepatutnya menjunjung tinggi bahasa Indonesia dalam kehidupan sehari-hari. Maka dari itu berterima kasih lah kita terhadap “BAHASA”, karena bahasa juga merupakan faktor penting didalam konteks sumpah pemuda, oleh karena bahasa merupakan sesuatu hal yang bersifat universal, sehingga pemakainya menjadi mudah dan tepat pada saat seperti diatas. Dan penerimaannya juga baik, karena adanya pemakaian kata-kata yang baik dan benar.
Contoh lain adalah paragraph dibawah ini, merupakan sebagian dari gaya bahasa yang dipakai sesuai dengan EYD dan menggunakan bahasa baku atau bahasa ilmiah dan bukan kata popular dan bersifat objektif, dengan penyusunan kalimat yang cermat dan tepat.
Dalam paradigma profesionalisme sekarang ini, ada tidaknya nilai informative dalam jaring komunikasi ternyata berbanding lurus dengan cakap tidaknya kita menulis. Pasalnya, selain harus bisa menerima, kita juga harus mampu memberi. Inilah efek jurnalisme yang kini sudah menyesaki hidup kita. Oleh karena itu, kita pun dituntut dalam hal tulis-menulis demi penyebaran informasi. Namun persoalannya, apakah kita peduli terhadap laras tulis bahasa kita. Sementara itu, yakinilah, tabiat dan tutur kata seseorang menunjukkan asal-usulnya, atau dalam penegasan lain, bahasa yang kacau mencerminkan kekacauan pola pikir pemakainya. Buku ini memperkenalkan langkah-langkah pragmatic yang Anda perlukan agar tulisan Anda bisa tampil wajar, segar, dan enak dibaca
Dan yang menjadi kesimpulan adalah bahwa yang bisa kita pelajari dari semua ini adalah Bahasa merupakan sebuah suatu karunia yang diberikan Tuhan pada manusia agar manusia bisa memahami dan mengerti satu sama lain, menjadikannya sebagai alat komunikasi yang dasar dan sentral dan disamping itu bisa menjadi kekuatan tersembunyi dalam mempersatukan suatu hal dalam penggunaannya, dan ada baiknya jika dalam penggunaannya, kita memakai bahasa yang baik dan benar, sehingga bahasa yang kita sampaikan terlihat sesuai .

2. Berikanlah contoh fungsi bahasa sebagai alat komunikasi!

Sejak kecil, kita sudah mempelajari bahasa secara sendiri, tanpa ada yan mengajari. Kita bisa belajar sedikit demi sedikit. Bahasa yang dituliskan ataupun yang dilafalkan pasti memiliki makna. Melalui bahasa kita dapat menuangkan ide atau gagasan yang kita pikirkan.Bahasa merupakan dasar segala kegiatan yang kita lakukan.

Bahasa dibentuk oleh kaidah aturan serta pola yang tidak boleh dilanggar agar tidak menyebabkan gangguan pada komunikasi yang terjadi. Kaidah, aturan dan pola-pola yang dibentuk mencakup tata bunyi, tata bentuk dan tata kalimat. Agar komunikasi yang dilakukan berjalan lancar dengan baik, penerima dan pengirim bahasa harus harus menguasai bahasanya.

1.     Pengertian Bahasa
Menurut Gorys Keraf (1997 : 1), Bahasa adalah alat komunikasi antara anggota masyarakat berupa simbol bunyi yang dihasilkan oleh alat ucap manusia. Mungkin ada yang keberatan dengan mengatakan bahwa bahasa bukan satu-satunya alat untuk mengadakan komunikasi. Mereka menunjukkan bahwa dua orang atau pihak yang mengadakan komunikasi dengan mempergunakan cara-cara tertentu yang telah disepakati bersama. Lukisan-lukisan, asap api, bunyi gendang atau tong-tong dan sebagainya. Tetapi mereka itu harus mengakui pula bahwa bila dibandingkan dengan bahasa, semua alat komunikasi tadi mengandung banyak segi yang lemah.

2.     Ciri Bahasa

Ciri-ciri dari bahasa adalah:
a.      Arbiter
b.     Vokal
c.      Bermakna
d.     Komunikatif
e.      Ada di masyarakat

3.     Fungsi Bahasa
Fungsi bahasa dapat dibagi menjadi 2 bagian, yaitu fungsi bahasa secara umum dan secara khusus.

a.      Fungsi bahasa secara umum
·       Sebagai alat untuk berespresi
Contohnya;mampu menggungkapkan gambaran,maksud ,gagasan, dan perasaan.
Melalui bahasa kita dapat menyatakan secara terbuka segala sesuatu yang tersirat di dalam dada dan pikiran kita, sekurang-kurangnya dapat memaklimkan keberadaan kita. Misalnya seperti seorang penulis buku, mereka akan menuangkan segala seseuatu yang mereka pikirkan ke dalam sebuah tulisan tanpa memikirkan si pembaca, mereka hanya berfokus pada keinginan mereka sendiri.

Sebenarnya ada 2 unsur yang mendorong kita untuk mengekspresikan diri, yaitu:
(1) Agar menarik perhatian orang lain terhadap kita;
(2) Keinginan untuk membebaskan diri kita dari semua tekanan emosi.

·       Sebagai alat komunikasi
Sebagai alat komunikasi, bahasa merupakan saluran perumusan maksud kita, melahirkan perasaan kita dan memungkinkan kita menciptakan kerja sama dengan sesama warga. Ia mengatur berbagai macam aktivitas kemasyarakatan, merencanakan dan mengarahkan masa depan kita (Gorys Keraf, 1997 : 4). Komunikasi merupakan akibat yang lebih jauh dari ekspresi diri. Komunikasi tidak akan sempurna bila ekspresi diri kita tidak diterima atau dipahami oleh orang lain.
Pada saat kita menggunakan bahasa sebagai alat komunikasi, kita sudah memiliki tujuan tertentu. Kita ingin dipahami oleh orang lain. Kita ingin menyampaikan gagasan dan pemikiran yang dapat diterima oleh orang lain. Kita ingin membuat orang lain yakin terhadap pandangan kita. Kita ingin mempengaruhi orang lain. Lebih jauh lagi, kita ingin orang lain membeli atau menanggapi hasil pemikiran kita. Jadi, dalam hal ini pembaca atau pendengar atau khalayak sasaran menjadi perhatian utama kita. Kita menggunakan bahasa dengan memperhatikan kepentingan dan kebutuhan khalayak sasaran kita.
Pada saat kita menggunakan bahasa untuk berkomunikasi, antara lain kita juga mempertimbangkan apakah bahasa yang kita gunakan laku untuk dijual. Oleh karena itu, seringkali kita mendengar istilah “bahasa yang komunikatif”. Misalnya, kata makro hanya dipahami oleh orang-orang dan tingkat pendidikan tertentu, namun kata besar atau luas lebih mudah dimengerti oleh masyarakat umum..Dengan kata lain, kata besar atau luas,dianggap lebih komunikatif karena bersifat lebih umum. Sebaliknya, kata makro akan memberikan nuansa lain pada bahasa kita, misalnya, nuansa keilmuan, nuansa intelektualitas, atau nuansa tradisional.
Contohnya : Kata griya, misalnya lebih sulit dipahami dibandingkan kata rumah atau wisma. Dengan kata lain, kata besar, luas, rumah, wisma, dianggap lebih komunikatif karena bersifat lebih umum.


SUMBER:
http://khairulumam-mams.blogspot.co.id/2013/10/contoh-fungsi-bahasa-sebagai-alat.html


Senin, 29 Juni 2015

KASUS YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERLINDUNGAN KONSUMEN

PENGERTIAN HUKUM KONSUMEN

Menurut pasal 1 butir UU No.8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen yaitu "Perlindungan segala upaya yang menjamin adanya kepastian hukum untuk memberi perlindungan untuk konsumen"

Hukum konsumen diartikan sebagai keseluruhan asas-asas dan kaidah-kaidah hukum yang mengatur hubungan dan masalah antara berbagai pihak satu sama lain berkaitan dengan barang dan atau jasa konsumen, didalam pergaulan hidup.

HAK DAN KEWAJIBAN KONSUMEN

Sesuai dengan Pasal 4 Undang-undang Perlindungan Konsumen (UUPK), Hak-hak konsumen:

  1. Hak atas keamanan, kenyamanan dan keselamatan dalam mengkonsumsi barang dan jasa
  2. Hak untuk memilih barang dan jasa serta mendapatkan barang dan jasa tersebut sesuai dengan nilai tukar dan kondisi serta jaminan yang dijanjikan
  3. Hak atas informasi yang benar, jelas dan jujur mengenai kondisi dan jaminan barang atau jasa
  4. Hak untuk didengar pendapat atau keluhannya atas barang dan jasa yang digunakan
  5. Hak untuk mendapatkan advokasi, perlindungan dan upaya penyelesaian sengketa perlindungan konsumen secara patut
  6. Hak untuk mendapatkan pembinaan dan pendidikan konsumen
  7. Hak untuk diperlakukan dan dilayani secara benar dan jujur serta tidak diskriminatif
  8. Hak untuk mendapatakan kompensasi, ganti rugi/ penggantian, apabila barang dan jasa yang diterima tidak sesuai dengan perjanjian atau tidak sebagaimana mestinya
  9. Hak-hak yang diatur dalam ketentuan peraturan perundang-undangan lainnya

Sesuai dengan Pasal 5 Undang-undang Perlindungan Konsumen , Kewajiban konsumen:

  1. Membaca atau mengikuti petunjuk informasi dan prosedur pemakaian atau pemanfaatan barang dan jasa, demi keamanan dan keselamatan
  2. Beritikad baik dalam melakukan transaksi pembelian barang dan jasa
  3. Membayar sesuai dengan nilat tukar yang telah disepakati
  4. Mengikuti upaya penyelesaian hukum sengketa perlindungan konsumen secara patut.
CONTOH KASUS

Pada tanggal 19 Oktober 2003 disebuah warung nasi goreng di jalan R.C. Veteran Bintaro, Penggugat membeli minuman Coca-cola botol ukuran 193 ml, yang diminum menggunakan sedotan hingga lebih dari 2/5 bagian.
Kemudian setelah meminumnya Penggugat sadar akan rasa dan bau asing yang tidak seperti biasanya rasa Coca-cola tersebut, terlihat jelas terdapat sepotong obat nyamuk bakar didalam botol tepatnya didasar botol tersebut.
Tak lama kemudian tenggorokan serta dada Penggugat didera rasa sakit dan panas yang berlebihan, kepala berdenyut sakit serta perut bergejolak yang menimbulkan rasa mual dan nyeri yang semakin lama semakin menjadi, maka Penggugat segera dilarikan ke klinik Remedika, Bintaro, Jakarta Selatan untuk mendapatkan pertolongan pertama.

KOMENTAR SAYA

Menurut saya Produsen diatas sangat kurang sekali dalam kenyamanan, keamanan dan keselamatan konsumsi yang mereka jual untuk konsumen sehingga konsumen disini mengalami sakit dan panas yang berlebihan dan harus dibawa kerumah sakit, produsen disini juga harus memilah milih barang yang mereka jual terlebih dahulu dan konsumen disini seharusnya juga harus melihat petunjuk minuman tersebut terlebih dahulu demi keamanan dan keselamatannya. 
Jadi, gunanya hak dan kewajiban konsumen diatas adalah untuk perlindungan konsumen itu sendiri agar tidak terjadi kecelakaan seperti contoh kasus tadi.

Daftar Pustaka:

Minggu, 14 Juni 2015

JENIS-JENIS PERUSAHAAN, HAK INTELEKTUAL, HAK CIPTA, HAK INDUSTRI DAN HAK PERLINDUNGAN VARIETAS TANAMAN

FIRMA adalah sebuah persekutuan antar 2 orang atau lebih dengan nama bersama yang bertujuan untuk menjalankan usaha bersama. Tanggung jawab masing-masing anggota badan usaha firma, yang disebut firman adalah tidak terbatas.
Laba yang diperoleh jika anda menggunakan badan usaha firma ini akan dibagi bersama-sama. Begitu pula jika mengeluarkan kerugian, semua anggota firma akan menanggung kerugian tersebut.
Seperti halnya badan usaha lain, badan usaha firma juga  mempunyai kelebihan dan kelemahan.

Kelebihan badan usaha firma:
  1. Karena jumlah modalnya lebih besar dibandingkan dengan usaha perseorangan, badan usaha firma lebih mudah untuk memperluas usahanya.
  2. Kemampuan manajemen badan usaha firma lebih besar karena adanya pembagian kerja diantara para anggota. Semua keputusannya diambil bersama-sama.
  3. Badan usaha firma tidak memerlukan akte, jadi pendiriannya relatif lebih mudah.
Kelemahan badan usaha firma:
  1. Tanggung jawab pemilik tidak terbatas terhadap seluruh utang perusahaan.
  2. Apabila salah seorang anggota membatalkan perjanjian untuk menjalankan usaha bersama maka secara otomatis badan usaha firma menjadi bubar sehingga kelangsungan perusahaan tidak menentu.
  3. Jika salah satu anggota membuat kerugian, maka kerugian tersebut juga ditanggung oleh anggota yang lain.
CV merupakan kependekkan dari commanditaire vennotschap atau yang diterjemahkan dalam bahasa indonesia menjadi persekutuan komanditer. CV merupakan suatu lembaga yang didirikan oleh seorang atau beberapa orang yang menyerahkan modal dengan seorang atau beberapa orang yang menjalankan usaha. Dalam CV ada yang disebut sekutu pasif dan sekutu aktif. Sekutu pasif adalah pihak yang menyetorkan modalnya dan tidak ikut campur dalam kegiatan operasional perusahaan, sedangkan sekutu aktif adalah pihak-pihak yang menjalankan usaha dan memiliki tanggung jawab penuh atas utang piutang dan badan usaha.

Pada CV ada pihak yang memiliki tanggung jawab terbatas dan pihak yang memilki tanggung jawab hanya sebatas modal yang ditanamkannya saja, sedangkan pihak yang memiliki tanggung jawab tidak terbatas berhak mengambil keputusan atau bertindak atas nama semua sekutu namun ketika terjadi kerugian pihak tersebut juga harus menyerahkan harta benda pribadinya untuk membayar kerugian.

Kelebihan CV diantaranya:
  1. Modal yang dikumpulkan bisa lebih besar
  2. Lebih mudah menerima suntikan dana atau kredit
  3. Pendiriannya relatif mudah dan tidak ribet
  4. Kemampuan manajemennya lebih baik dari usaha perseorangan
Kelemahan CV diantaranya;
  1. Kelangsungan hidupnya tidak menentu
  2. Sulit untuk menarik modal yang sudah disetorkan
  3. Tanggung jawab setiap pihak tidak sama
Dikenal ada 3 jenis persekutuan komanditer yaitu persekutuan komanditer murni, persekutuan komanditer campuran dan jenis persekutan komanditer yang hanya memiliki satu sekutu aktif dan komplementer sedangkan yang lainnya adalah sekutu pasif. Persekutuan komanditer campuran umumnya berasal dari firma, sedangkan sekutu tambahannya menjadi sekutu pasif. Jenis CV yang terakhir adalah CV bersaham. Pada jenis CV ini mengeluarkan saham yang tidak dapat diperjualbelikan dan masing-masing pihak sekutu mengambil saham tersebut. Tujuan dikeluarkannya saham tersebut adalah menghindari modal beku.

PERUSAHAAN PERSEORANGAN merupakan badan bentuk badan usaha yang hanya dimiliki oleh satu orang dan menanggung seluruh resiko secara pribadi. Manajemen perusahaan dikelola oleh pemilik, bahkan terkadang jabatan-jabatan tertentu, seperti : Direktur manajer, atau bahkan pelaksana harian di perusahaan tersebut dilakukan oleh pemilik.

Perusahaan perseorangan memilki struktur yang  sederhana dengan kepemilikan tunggal serta memiliki tanggung jawab tidak terbatas terhadap seluruh hutang perusahaan. Artinya, apabila harta kekayaan perusahaan tidak mencukupi untuk membayar kewajibannya maka akan digunakan harta milik pribadi guna melunasi hutang-hutang perusahaan.

Keuntungan perusahaan perseorangan:
  1. Pendirian perusahaan perseorangan sangat mudah dan tidak berbelit-belit
  2. Perusahaan perseorangan cocok untuk usaha yang relatif kecil atau mereka yang memiliki modal dan bidang usaha yang terbatas
  3. Tidak terlalu memerlukan akta formal (akta notaris), sehingga pemilik tidak perlu mengeluarkan biaya yang berlebihan
  4. Memiliki keleluasaan dalam hal mengambil keputusan, baik menentukan arah perusahaan atau hal-hal atau yang berkaitan dengan keuangan perusahaan
  5. Dalam hal peraturan, tidak terlalu banyak peraturan pemerintah yang mengatur perusahaan jenis ini, sehingga pemilik bebas melakukan aktivitasnya
  6. Dalam hak pajak pemilik tidak terlalu membayar pajak badan, namun semua pendapatan tetap harus membayar pajak perorangan  dan semua keuntungan menjadi milik pemilik dan dapat digunakan secara bebas oleh pemilik
Kerugian perusahaan perseorangan:
  1. Lebih sulit memperoleh modal, yang artinya jika perusahaan perseorangan ingin mendapatkan tambahan modal atau investasi dari perbankan relatif sulit, terutama untuk jumlah yang besar
  2. Perusahaan perseorangan relatif sulit mengikuti tender, karena kesulitan untuk memenuhi persyaratan kelengkapan dokumen dan jumlah dan yang tersedia
  3. Pemilik perusahaan perseorangan bertanggung jawab terhadap utang perusahaan secara penuh
  4. Biasanya kelangsungan hidup atau umur perusahaan relatif lebih singkat
  5. Perusahaan akan sulit berkembang jika menggunakan badan usaha perseorangan
  6. Administrasi yg tidak terkelola secara baik
PERSEROAN TERBATAS
Keuntungan perseroan terbatas diantaranya:
  1. Tanggung jawab yang terbatas dari pemegang saham terhadap utang-utang perusahaan
  2. Kelangsungan perusahaan sebagai badan hukum lebih terjamin, sebab tidak tergantung pada beberapa pemilik. Pemilik dapat berganti-ganti
  3. Mudah untuk memindahkan hak milik dengan menjual saham kepada orang lain
  4. Mudah memperoleh tambahan modal untuk memperluas volume usahanya, misalnya dengan menggunakan saham baru
  5. Manajemen dan spesialisasinya memungkinkan pengelolaan sumber-sumber modal untuk itu secara efisien
Kelemahan perseroan terbatas diantaranya:
  1. PT merupakan subyek pajak tersendiri. jadi tidak hanya perusahaan yang terkena pajak. Dividen atau laba bersih yang dibagikan kepada para pemegang saham dikenakan pajak lagi sebagai pajak pendapatan. Tentunya dari pemegang saham yang bersangkutan
  2. Jika anda akan mendirikan perseroan terbatas, pendiriannya jauh lebih sulit dari bentuk kepemilikkan usaha lainnya
  3. Biaya pembentukannya relatif tinggi
  4. Bagi sebagian besar orang, PT diangap kurang 'Secret' dalam hal dapur perusahaan.
HAK ATAS KEKAYAAN INTELEKTUAL, HAK CIPTA DAN HAK INDUSTRI

Hak kekayaan intelektual (HKI) memberikan hak ekslusif kepada pemegang hak untuk menggunakan hasil ciptaannya atau penemuannya selama periode waktu tertentu. Hak ini berbeda-beda tergantung pada sifat kekayaan intelektual yang dimintakan perlindungan.
Beberapa HKI seperti paten atas penemuan, merek dan desain industri mensyaratkan pendaftaran secara resmi untuk memperoleh perlindungan. Sementara beberapa hak lainnya seperti hak cipta dan rahasia dagang tidak mensyaratkan pendaftaran untuk memperoleh perlindungan hukum.

HKI dibagi menjadi 2 kelompok utama, yaitu:
  • Hak cipta dan hak-hak terkait lainnya
Hak cipta meliputi ilmu pengetahuan, karya sastra dan seni seperti buku, hasil karya tulis,           terjemahan, tafsir, ceramah, kuliah, pidato, alat peraga/bantu pendidikan, novel, film, drama, syair, musik, gambar, seni batik, tulisan, potret, seni pahat, perangkat lunak komputer (software), database, dan desain arsitektur. Hak-hak terkait  adalah hak para pelaku pertunjukkan, produser rekaman musik dan organisasi siaran.
  • Hak kekayaan industri
Memberikan perlindungan terhadap obyek paten, desain industri, merek, indikasi geografis, rahasia dagang, desain tata letak sirkuit terpadu dan perlindungan varietas tanaman

HAK PERLINDUNGAN VARIETAS TANAMAN(PVT)

Adalah hak yang diberikan kepada pemulia dan atau pemegang hak PVT untuk menggunakan sendiri varietas hasil pemuliannya untuk memberi persetujuan kepada orang atau badan hukum lain untuk menggunakannya selama waktu tertentu. Dengan demikian perlindungan diberikan terhadap varietas tanaman yang dihasilkan oleh pemulia tanaman melalui kegiatan pemuliaan tanaman. PVT ini merupakan jawaban dari alternatif perlindungan terhadap tanaman yang diberikan oleh TRIPs

  • Pemegang Hak PVT
Sesuai dengan pasal 5 UU PVT, pemegang hak PVT adalah pemulia atau orang atau badan hukum atau pihak lain yang menerima lebih lanjut hak PVT dari pemegang hak PVT sebelumnya. Jika suatu varietas dihasilkan berdasarkan perjanjian kerja, maka pihak yang memberi pesanan itu menjadi pemegang hak PVT, kecuali diperjanjikan lain antara kedua pihak dan tidak mengurangi hak pemulia.

  • Hak dan Kewajiban pemegang PVT
Hak yang diperoleh pemegang PVT adalah hak untuk menggunakan dan memberikan persetujuan kepada orang atau badan hukum lain untuk menggunakan varietas berupa benih dan hasil panen yang digunakan untuk propagasi. ketentuan ini juga berlaku untuk varietas turunan esensial yang berasal dari avrietas yang dilindungi oleh varietas yang telah terdaftar dan diberi nama, varietas yang tidak dapat dibedakan secara jelas dan varietas yang dilindungi, dan varietas yang diproduksi dengan selalu menggunakan varietas yang dilindungi.